Hidupkan Pos Kamling dan Ronda Malam, Lenyaplah Maling dan Begal

Bhabinkamtibmas (Pupung Aryanto) dan kakam Paduan Rajawali (Heriyantoni) saat melalkukan kontrol di salah satu Pos Ronda

Paduan Rajawali.desa.id. 10/03/2018, Dalam rangka menjaga keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah merupakan tugas TNI (Tentara Nasional Indonesia), sedangkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban bangsa dan negara secara umum dilakukan oleh Polri (Kepolisian Republik Indonesia), akan tetapi di lingkungan masyarakat kecil dalam tingkatan RT / RW. Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) merupakan salah satu usaha dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat setempat.

Bhabinkamtibmas beserta Kepala Kampung Paduan Rajawali foto bersama . dok desa.id (foto : deni)

Dalam pelaksanaan kegiatan ataupun aktivitas Siskamling di Kampung Paduan Rajawali Kecamatan Meraksa Aji dilakukan dengan ronda. Ronda adalah berjalan berkeliling (patroli) untuk menjaga keamanan di kampung  Paduan Rajawali  baik dengan jalan kaki ataupun menggunakan kendaraan bermotor. dari 21 RT, pos ronda yang sudah ada berjumlah 16 unit.

Bhabinkamtibmas beserta Kepala Kampung Paduan Rajawali foto bersama . dok desa.id (foto : deni)

Bhabinkamtibmas Kampung Paduan Rajawali (PUPUNG ARYANTO) dan Kepala Kampung Paduan Rajawali (HERIYANTONI) selalu berkeliling ke pos pos Ronda yang ada di kampung Paduan Rajawali untuk memonitor warga yang sedang melakukan ronda, disamping itu juga seluruh aparatur kampung mulai dari RT hingga Kaur setiap malamnya selalu bergantian untuk memonitor kesiapan para warga. dalam setiap malamnya di masing – masing Pos ronda berjumlah 6 sampai 8 orang untuk melakukan ronda malam. Kegiatan Ronda malam ini dimulai pukul 21.00 wib s.d 04.30 wib.

Bhabinkamtibmas beserta Kepala Kampung Paduan Rajawali foto bersama . dok desa.id (foto : deni)

Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) merupakan upaya bersama dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat yang memberikan perlindungan dan pengamanan bagi masyarakat dengan mengutamakan upaya-upaya pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Selingan Kegiatan Ronda Malam Bakar Singkong

Kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi bidang keamanan dan ketertiban, merupakan potensi pengamanan swakarsa yang perlu dilestarikan dan ditingkatkan guna menumbuhn kembangkan sikap mental, kepekaan dan daya tanggap setiap warga masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban disetiap dilingkungannya masing-masing.

Hasil sambil menghangatkan tubuh, singkong bakar

Siskamling juga merupakan salah satu model Polmas (Polisi Masyarakat) dalam memberikan risribusi komunikasi serta informasi secara external (dari dan bagi masyarakat) dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di setiap waktu dan merupakan potensi pengamanan swakarsa yang berazaskan gotong royong, kerjasama, budaya paguyuban yang menjiwai dalam setiap kehidupan masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan rasa aman.

Siskamling juga merupakan bentuk-bentuk pam swakarsa, merupakan suatu kesatuan komponen yang saling bergantung dan berhubungan, saling mempengaruhi untuk mendapatkan hasil daya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan rasa aman dan ketertiban masyarakat dalam upaya mendukung terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmur dan beradap berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Menumbuh kembangkan sikap mental serta meningkatkan kepekaan masyarakat dan daya tanggap setiap warga masyarakat, dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban lingkungannya masing-masing tujuan utama menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta rasa aman dilingkunganya masing-masing dan terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmas maupun bencana alam.

Berikut beberapa manfaat ronda dalam sistem keamanan lingkungan di antaranya :

  1. Menjaga keamanan dari pencurian, perampokan, maupun pelanggaran lain yang melanggar norma-norma hukum, norma susila, maupun norma-norma yang berlaku di masyarakat.
  1. Sebagai upaya antisipasi dalam penanganan masalah yang ditimbulkan karena adanya ganguan keamanan masyarakat, musibah, dan bencana alam.
  1. Sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antar masyarakat, karena seluruh bagian dari masyarakat setempat akan diikutsertakan dalam jadwal roda siskamling dengan penjadwalan / piket.
  1. Meningkatkan rasa kebersamaan antar penghuni suatu kampung / desa ataupun penduduk secara umum yang tinggal dan atau menetap di lingkungan setempat.

Oleh karena itu, hendaknya kita sebagai anggota masyarakat sekaligus sebagai warga negara Indonesia yang baik untuk berpartisipasi aktif dalam upaya bela negara, salah satunya dengan berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di sekitar tempat tinggal kita dengan ronda / Siskamling berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh perangkat desa dalam hal ini ketua RT setempat. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan